Pengertian Filtrasi

Posted on

Pengertian Filtrasi – Hallo para pembaca setia seputarcaraku.com, Kali ini kami punya pembahasan yang bertemakan Filtrasi. Ada yang sudah tahu atau mungkin pernah mendengar istilah Filtrasi? Atau belum tahu dan belum pernah sama sekali mendengar istilah filtrasi ? Oke baiklah, tidak perlu dipusingkan langsung saja simak pemaparan terlengkapnya di artikel ini sobat.

pengertian filtrasi

Pengertian Filtrasi

Filtrasi adalah lingkup cara pemisahan fisik, yang digunakan untuk memisahkan antara benda cair (larutan) dan benda padat. Benda cair yang sudah melalui rangkaian proses filtrasi (penyaringan) disebut filtrat, sedangkan benda padat yang tertumpuk di penyaringan disebut residu (ampas). Filtrasi juga dapat diartikan sebagai salah satu metode pemisahan secara fisik atau cara penyaringan untuk  memisahkan antara benda cair dan benda padat.

Prinsip Kerja Filtrasi

Prinsip dasar kerja filtrasi yaitu menyaring benda padat yang tercampur dalam benda cair sehingga benda padat yang disebut residu atau ampas terpisah dari benda cair atau larutan, dengan tujuan mencapai tingkat kemurnian filtrat yang terjamin. Namun pada pembagian jenis filtrasi ada jenis filtrasi yang mengambil residu atau ampas sebagai tujuan dari penyaringan, dan ada yang mengambil larutan sebagai hasil yang diharapkan dari suatu proses penyaringan. Jadi hasil yang diambil berdasarkan jenis filtrasi apa yang kita gunakan.

Tujuan Filtrasi

Filtrasi bertujuan untuk memisahkan benda atau zat yang dibutuhkan dari benda atau zat lain yang tidak dibutuhkan, dipisahkan karena benda atau zat satu dan benda atau zat dua sudah tercampur namun berbeda sifat sehingga dapat dipisahkan.

Baca Juga :  Pengertian dan Simbol Flowchart

Jenis-jenis Filtrasi

1.  Filtrasi Umum

Filtrasi umum adalah sebuah bentuk filtrasi biasa yang sangat dasar yang dilakukan. Cara kerjanya adalah dengan menumpahkan campuran dari atas ke dalam alat penyaringan sehingga membuat cairan akan tertarik ke bawah. Dengan demikian maka benda padat  atau residu (ampas) yang tercampur dilarutan akan terpisah dan tertinggal di alat penyaringan atau filter.

2.  Filtasi Vakum

filtrasi jenis ini adalah dengan cara menggunakan selang untuk bisa menarik vakum penyedot benda cair melalui penyaringan. Proses ini lebih cepat dalam proses memisahkan antara ampas dengan larutan. Cara ini sangat bagus untuk kita yang membutuhkan hasil akhir berupa residu (ampas). Cara yang  ini menggunakan pompa agar bisa terbentuk perbedaan dua sisi saringan atau filter.

3.   Filtrasi panas

Digunakan untuk memisahkan antara benda cair dan benda padat, yang dalam prosesnya tidak diharapkan menghasilkan kristal yang tertinggal pada bagian alat penyaring dan peralatan lainnya. Peralatan gelas yang akan menjadi wadah larutan dan otomatis akan saling berinteraksi secara langsung terlebih dahulu dipanaskan.

4.  Filtrasi dingin

Filtrasi dingin adalah lawan dari filtrasi panas yang berfungsi untuk memisahkan dua benda yaitu benda cair dan benda padat, setelah dilakukan penyaringan dipastikan terjadi pembentukan benda kristal. filtrasi ini memakai media es batu untuk mendinginkan bahan yang dipakai sehingga temperatur bahan akan turun drastis dan ada kemungkinan terbentuknya benda yang disebut kristal.

Contoh Penggunaan Filtrasi

Berikut adalah beberapa contoh penggunaan filtrasi:

  • Penyaringan kopi
  • Penyaringan kelapa dalam proses pembuatan santan.
  • Diperindustrian filtrasi dijadikan langkah awal penanganan limbah.
  • Pembuatan anggur, wine juga memakai filtrasi sebelum pemurnian.
  • Penyaringan debu pada AC  juga melalui proses filtrasi.
Baca Juga :  Upaya Penegakan HAM

Sekian artikel dari seputarcaraku.com mengenai bahasan topik Pengertian filtrasi semoga bisa menambah wawasan kalian para pembaca, dan jangan pernah bosan untuk membaca karena membaca adalah sumber ilmu. Sampai jumpa diartikel artikel keren lainnya.

Baca Juga: