Pengertian Pendidikan

Posted on

Pengertian Pendidikan – Halo sobat seputarcaraku.com, Pada materi kali ini kami akan mengulas mengenai Pengertian Pendidikan dimana dalam hal ini Sejarah, Menurut Para Ahli, Fungsi dan Tujuan Pendidikan agar lebih dapat memahami dan mengerti selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Pendidikan
Pengertian Pendidikan

Sejarah Pendidikan

Pendidikan di Indonesia sudah ada sebelum agama Hindu, Budha atau bahkan era kolonial. Dilihat dari kepribadian orang Indonesia yang mendapat pendidikan dari kedua orang tuanya, walaupun tidak dalam bentuk pendidikan formal, itu cukup baik sebagai ilmu tentang bagaimana mengelola dan menjalani kehidupan dalam bentuk etika dan warisan nenek moyang.

Dari perkembangan agama Hindu, kita dapat melihat bahwa pendidikan dimulai dengan benar, seperti yang ditunjukkan oleh peninggalan Yupa, prasasti dan buku bertuliskan Pallawa menunjukkan bahwa anak-anak pada waktu itu harus mempelajari huruf-huruf Pallawa. Ada juga bukti lain bahwa pada masa pemerintahan Erlangga, ada buku-buku tentang sastra, filsafat dan hukum sebagai bukti keberadaan guru-guru para Brahmana.

Selain agama Hindu,agama Budha juga merupakan salah satu dari berbagai sumber budaya Indonesia. Misalnya peninggalan candi Borobudur (Jawa Tengah). Pendidikan mulai berkembang selama kerajaan Sriwijaya. Ada 2 guru terkenal yaitu Darmapala dan Nalanda.

Dari agama Islam, pendidikan telah berkembang tanpa henti dari Samudera Pasai, Demak, Doa-Tallo, Ternate, Aceh yang menciptakan beberapa sekolah asrama sebagai tempat untuk menampung siswa yang ingin memperdalam pengetahuan mereka tentang agama Islami.

Sementara pada masa penjajahan Belanda ada 4 jenis pendidikan, yaitu pendidikan rendah, pendidikan menengah, pendidikan kejuruan dan pendidikan tinggi yang didirikan sehingga Belanda memiliki tenaga kerja yang berpengetahuan luas tetapi dibayar dengan harga murah.

Sementara selama pendudukan Jepang, sistem pendidikan mengalami banyak perubahan berdasarkan strata sosial, bahasa pengajaran yang digunakan adalah bahasa bangsa Indonesia, dan pendidikan ini dimaksudkan untuk menghasilkan tentara untuk membantu pekerja Jepang dan tidak terampil(Buruh kasar) tanpa gaji.

Baca Juga :  Pengertian Budi Pekerti

Dan pada saat itu, pendidikan Indonesia berkembang dengan sangat cepat dan diadakan di hampir semua wilayah, dengan fasilitas yang cukup lengkap, seberapa baik generasi penerus bangsa menjadi manusia yang maju.

 

Pengertian Pendidikan

Pengertian pendidikan secara umum adalah upaya sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran bagi siswa untuk secara aktif mengembangkan potensi mereka untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak yang mulia dan keterampilan yang diperlukan oleh diri mereka sendiri dan masyarakat.

Pendidikan juga dapat diartikan sebagai proses belajar yang memungkinkan siswa untuk memahami, mengerti dan membuat manusia lebih kritis dalam pemikiran mereka. Setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasakan atau bertindak dapat dianggap mendidik.

 

Menurut Para Ahli

 

  • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Pendidikan adalah suatu bentuk proses pembelajaran bagi setiap individu agar dapat memperoleh banyak pengetahuan dan berbagai pemahaman yang lebih lengkap tentang suatu objek tertentu. Pengetahuan yang diperoleh dari hasil belajar formal mampu menghasilkan hasil bahwa individu akan memiliki cara berperilaku, cara berpikir dan akhlak yang baik.
  • Menurut Ki Hajar Dewantara

Pendidikan adalah suatu bentuk tuntutan dalam hidup. Sebagai kesimpulan, pendidikan memandu semua kekuatan alam yang ada pada siswa untuk menjadi manusia dan masyarakat yang mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan dalam hidup setinggi mungkin.
  • Menurut Ahmad D. Marimba

Pendidikan ialah proses orientasi yang dilakukan secara sadar oleh tenaga pendidik dalam proses perkembangan yang terjadi dalam jasmani dan rohani seorang siswa, dengan tujuan membentuk kepribadian yang unggul. Di sini, yang dimaksud dengan kepribadian tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter.

  • Menurut Undang-Undang Republik Indonesia

Proses belajar sehingga seorang siswa dapat aktif dalam proses mengembangkan potensi mereka untuk dapat memiliki kekuatan dalam hal spiritual, agama, juga kepribadian yang baik, mampu mengendalikan diri, dan memiliki akhlak yang mulia , memiliki kecerdasan dan harus memiliki keterampilan yang berguna tidak hanya untuk diri mereka sendiri tetapi juga untuk orang-orang di sekitar mereka.

Baca Juga :  Pengertian Filtrasi

 

Fungsi Pendidikan

Pendidikan tentunya memiliki banyak fungsi dan kelebihan bagi manusia. Berikut adalah beberapa fungsi pendidikan pada umumnya :
  • Mengembangkan kemampuan Anda menjadi lebih baik.
  • Membangun karakter, watak, dan kepribadian sehingga siswa menjadi kepribadian yang bermartabat.
  • Menambah wawasan dan pengetahuan.
  • Mempersiapkan setiap anggota komunitas agar bisa mencari nafkah sendiri.
  • Mengembangkan minat dan bakat Anda untuk kepuasan pribadi dan kepentingan masyarakat umum.
  • Membantu melestarikan budaya di masyarakat.
  • Menanamkan keterampilan yang diperlukan untuk berpartisipasi dalam demokrasi.
  • Memilih dan mendidik manusia tentang peran sosial.
  • Memindahkan atau mentransfer budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya.
  • Memastikan integrasi sosial dalam masyarakat.
  • Mengajarkan berbagai macam kepribadian kepada publik.
  • Menjadi sumber inovasi sosial yang ada di lingkungan masyarakat.

 

Jenis-Jenis Pendidikan

Pendidikan Formal

Pendidikan formal adalah tempat belajar yang terstruktur mulai dari pendidikan pra sekolah, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi atau kejuruan dan universitas negeri. Pendidikan ini juga dibagi menjadi dua yaitu negeri dan swasta.Pendidikan terstruktur terstruktur, pengetahuan yang diberikan secara merata dan surat yang menunjukkan bahwa ia menyelesaikan studinya di akhir masa studinya, dengan informasi apakah akan lulus atau tidak.

Contoh struktur pendidikan formal secara garis besar.

  • TK (Taman Kanak-Kanak)
  • SD (Sekolah Dasar)
  • SMP (Sekolah Menengah Pertama)
  • SMK/SMA (Sekolah Menengah Kejuruan/Atas)
  • Universitas

Pendidikan Non-Formal

Pendidikan non-formal juga memiliki struktur tetapi tidak diharuskan karena siswa mengambil kelas privat yang mahal dan akan mendapatkan sertifikat jika kita telah menyelesaikan pendidikan non-formal ini. Ini juga bisa menjadi pendidikan bagi seseorang yang belum menyelesaikan sekolah dasar tetapi ingin melanjutkan sekolah menengah, sehingga itu menjadi rata. Digunakan untuk mengembangkan potensi siswa dengan menekankan pengetahuan dan keterampilan.

Baca Juga :  Contoh Cerpen Singkat Pendek dan Menarik

Berikut Penyelenggara Pendidikan Non-Formal :

  • Taman Penitipan Anak (TPA)
  • Lembaga Kursus
  • Studio/Sanggar
  • Lembaga Pelatihan
  • Paket C
  • Majelis taklim

Pendidikan Informal

Pendidikan informal ialah pendidikan utama yang kita terima dari pendidikan orang tua kita, yang kita terapkan pada pendidikan formal dan non-formal. Di sini, peran kedua orang tua sangat penting karena akan meletakkan fondasi bagi karakter anak.

 

Tujuan Pendidikan

UU No. 2 tahun 1985

Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1985, pendidikan bertujuan untuk mendidik serta mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara dan untuk mengembangkan karakter manusia yang seutuhnya, dalam bentuk ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, untuk memiliki pengetahuan dan berada di kesehatan yang baik secara jasmani dan Rohani, menekankan akhlak yang mulia, belajar mandiri, dan bertanggung jawab atas rakyat Indonesia.

UU No. 20 tahun 2003

Menurut hukum. No 20 pasal 3 tahun 2003, tujuan pendidikan adalah sebagai pengembang potensi siswa sehingga mereka dibentuk menjadi manusia yang selalu percaya dan takut akan Tuhan Yang Maha Esa, dalam kesehatan yang baik, berpengetahuan, cakap dalam segala hal, kreatif dan mandiri, dan memiliki akhlak yang mulia dan menjadi individu yang demokratis sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

MPRS No. 2 Tahun 1960

Menurut MPRS No. 2 tahun 1960, tujuan pendidikan adalah untuk melatih seseorang dengan semangat Pancasila berdasarkan pembukaan UUD 1945 beserta isi UUD 1945.
Demikianlah materi tentang Pengertian Pendidikan beserta ulasan lengkapnya, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda, jangan lupa untuk selalu mengujungi website ini untuk mendapatkan artikel – artikel menarik sobat sekalian.
Baca Juga :